MEMAKNAI LAGU INDONESIA RAYA “BANGUNLAH JIWANYA BANGUNLAH BADANNYA UNTUK INDONESIA RAYA”.

“Bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesia Raya”. Sepenggal lagu Indonesia Raya yang didalamnya menyerukan untuk membangun jiwa dan setelah itu barulah badann atau ragaya. Makna tersebut memberikan pelajaran bagi kita semua bahwasanya yang dibangun terlebih dahulu dan utama adalah jiwa, jiwa bangsa Indonesia yang letaknya ada dalam diri kita. Indonesia dengan kemajuan pembangunannya yang di gaungkan disana sini, menuntut untuk membangun badan. Pembangunan badan berupa fisik menjadi pencapaian Indonesia dalam mencapai salah satu tujuan nasional dalam memajukan kesejahteraan umum, tentunya dengan pengeluaran angggaran Negara yang triliunan. Terlepas dari itu kalau pembangunan tanpa didasari oleh jiwa tidak mustahil akan terjadi banyak penyalahgunaan pembangunan tersebut. Oleh karena itu membangun jiwa inilah yang pertama dan diutamakan, dan sangat sukar untuk dibangun karena untuk membangunnya ada pada setiap diri kita.

Saat ini apakah kita sadar bahwasanya kita masih saja terus membangun badan. Tragedi yang terjadi bila kita hanya mendahulukan membangun badan alhasil orang bekerja hanya untuk uang kemudian korupsi, pelajar menempuh pendidikan hanya untuk lulus kemudian mendapatkan ijazah, penguasa menciptakan aturan untuk menguntungkan diri dan golongannya. Lantas dimana letak pencapaiannya sebagai warga Negara Indonesia untuk mewujudkan tujuan nasional, alhasil yang diabangun badan hingga gemuk namun didalamnya tumbuh penyakit yang siap membunuhnya.

About BAHYUDIN NOR, S.Pd.I

Easy Going and Friendly.

Posted on 9 November 2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: